Kecewa

Ada seorang teman telah meletakkan rasa kecewa dalam diri ini. Beberapa waktu lalu, saat pertama bertemu baik yang tampak darinya. Sebuah acara menunjukkan kemampuannya. Hebat dia, opini itu terbentuk. Saya menilainya dengan sangat bagus. Ada keinginan untuk kembali bekerja sama dengannya. Sayang, kata-kata dan prasangkanya kemarin melibas habis kekaguman yang ada.

Menolak percaya dengan apa yang saya baca, akan tetapi fakta mengungkap yang sejujurnya. Pertama saya berucap, ya sudahlah. Namun, saat berjalan-jalan pada akun lain yang merupakan temannya pula malah semakin kuat kecewa itu. Temannya itu memposting isi percakapan mereka mengenai satu hal yang membuat saya kecewa.

Dia telah sempurna menutup auratnya. Kekaguman ini tiada hentinya terucap. Seketika saja luluh lantak. Jadi teringat akan nasihat yang kerap diperdengarkan telinga ini untuk tidak terlalu berlebihan dalam menilai seseorang, kagum terhadap orang lain pun dalam urusan mencintai manusia.

Kejadian tersebut mengingatkan saya akan kata-kaka Gurunda Aa Gym, “Teko hanya mengeluarkan isi teko, kata-kata mencerminkan isi hati, hati yang tidak baik akan mengatakan yang tidak baik begitu pula sebaliknya.” Semoga Allah terus melindungi hati ini sehingga isi yang keluar hanyalah kebaikan.

Tapi, kemudian saya diingatkan lagi bahwa setiap kejadian yang menimpa diri haruslah direspon secara postif. Duh, sulitnyaaa…. Dalam kasus ini. Totally, the words they pick was way from ihsan. Benar-benar tidak mencerminkan kebaikan. Bahkan, jelas-jelas ada tuduhan di sana. Dan di sanalah letak kecewanya saya.

Kejadian ini jadi pelajaran berharga buat saya. Teringat akan pesan Aa Gym mengenai bahaya lisan, “ucapan yang terlontar dari lisan bagaikan anak panah yang melesat dari busurnya, tidak akan bisa ditarik lagi. Jika sudah terucap pada sasaran, maka bekasnya akan tetap ada. Sekalipun bekas itu ditambal sedemikian rupa, tetap iya tidak utuh lagi seperti sediakala.”

Kecewa itu masih ada. Saya mencoba untuk menyembuhkannya. Mengembalikan rasa ini pada yang kuasa karena tentu tidak ada satu kejadian pun tanpa seizinNya.

13 Jumadil Awwal 1439 H

Page 3 of 365

You may also like

Leave a Reply